PLH BUPATI PANGANDARAN, ORANG PERTAMA JALANI VAKSINASI COVID 19 DI PANGANDARAN

Posted by Operator Pemkab | 2021-02-02 18:07:30 | 269 kali dibaca

Image

by Operator Pemkab 2021-02-02 18:07:30 Berita Daerah

PROKOPIM - Plh Bupati Pangandaran Drs. H. Kusdiana MM membuka pencanangan vaksinasi covid-19 tingkat Kabupaten Pangandaran, bertempat di Aula Setda Pangandaran, Selasa, 2/2/2021.

 

Selain mencanangkan, beliau juga sebagai orang pertama yang menjalani vaksinasi covid-19 di Kabupaten Pangandaran.
“Vaksin sinovac telah tiba di Pangandaran sebanyak 3.200 dosis, tapi ini khusus untuk tenaga kesehatan dulu”, ujar Kusdiana.

 

Menurut beliau vaksin ini aman dan halal. 
“Tentu aman dan halal, pada tanggal 11 januari kemarin sudah ada sertifikat halal dari MUI, sudah ada sertifikat dari badan pengawas obat dan makanan (BPOM), artinya ketika sekarang bapak dan ibu mau disuntik sudah aman dan halal”, ujarnya.

 

Lanjutnya ini merupakan kewajiban semua warga untuk ikut serta memulihkan dan menyehatkan bangsa ini. 
“Apakah ini hak atau kewajiban, saya kira pada saat pandemi ini adalah kewajiban untuk berakhir pandemi, jadi bukan hak lagi supaya pandemi ini berakhir", tegasnya.

 

Beliau pun mengharapkan tahun 2021 ini merupakan tahun pemulihan dari dampak covid-19 di Kabupaten Pangandaran.
 “Sesuai yang dicanangkan Presiden dan Gubernur Jawa Barat, tahun 2021 ini pulih pandemi dan pulih ekonomi, mudah-mudahan dua sisi ini berada di Kab. Pangandaran. Pariwisata, kegiatan-kegiatan akan terus meningkat, juga ekonomi akan terus meningkat”, harapnya.

 

Sementara Ketua Pokja Vaksinasi Covid-19 Kabupaten Pangandaran, Yadi Sukmayadi menyampaikan, untuk mengawal kegiatan ini pihaknya akan mengerahkan tenaga kesehatan yang ada di Kabupaten Pangandaran.
“Tenaga kesehatan atau tenaga medis yang terlibat dalam vaksinasi ini dari mulai awal pebruari sampai ahir tahun 2021 ada kurang lebih 305 orang tenaga kesehatan, dengan fasilitas kesehatan  yang akan memberikan vaksinasi di Kabupaten Pangandaran ada 15 faskes yang sudah ditentukan", ujarnya.


Ada dua jenis vaksin yang akan diberikan tahap awal vaksin sinovac, tahap selanjutnya vaksin dari Bio Farma.

 

Tambah Yadi, kasus terkonfirmasi covid-19 di Kabupaten Pangandaran semakin meningkat, untuk itu dengan adanya vaksinasi ini masyarakat harus ikut mendukung demi kesehatan masyarakat. 
“Update terakhir hari kemarin jumlah yang positif aktif di Kabupaten Pangandaran sebanyak 328 orang dengan rincian 27 orang isolasi di RSUD Pandega, 301 orang isolasi mandiri di rumah. Juga berdasarkan evaluasi zona resiko yang dikeluarkan oleh satgas covid-19 Prov. Jawa Barat, Kabupaten Pangandaran yang sejak awal mulai covid-19 ada yaitu bulan maret 2020 sampai bulan januari 2021, kita selalu berada di resiko rendah tetapi kemarin seminggu terakhir kita sudah berubah masuk zona resiko sedang. Untuk itu kami berharap vaksinasi ini mendapat dukungan dari semua pihak, vaksinasi ini sangat evektif sekali untuk melindungi diri, melindungi negeri biar kita bisa beraktifitas seperti sediakala", ujar Yadi.

 

Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan

Sekretariat Daerah Kabupaten Pangandaran